Kisah Cinta Wanita Penderita Kanker Berakhir Haru Diujung Maut

31 Desember 2016 15:10
Amber Snailham (kiri) dan Callum (kanan) di Gereja St Petrus di Bishopsworth, Bristol, Inggris. (Foto: metro)

INIKATA.com — Cinta kadang membuat rasa haru, bahagia, sedih, hingga air mata tak kuasa bercucuran, Cinta membuat sebagian lainnya nekat menjalani hal di luar logika, seperti kisa seorang wanita pengidap kanker, kisah cinta berujung haru, namun senang walau itu datang diujung maut.

Seperti dikutip dari laman metro.co.uk, Sabtu (31/12/2016), Wanita itu bernama Amber Snailham (17) yang didiagnosa menderita kanker sejak usia 13 tahun, sisa hidupnya merupakan perjuangan melawan penyakit yang dideritanya, hingga di usianya yang ke 17, tepat empat tahun kemudian dia melalui perjalanan panjang perjuangan melawan kanker ganas.

Baca Juga: Jiwa Kekasih Yang Tewas Ada Dalam Jasad Ular Kobra

Amber dipastikan tak lagi bisa bertahan hidup, bahkan Dokter setempat mengatakan hidup Amber masih tersisa hitungan bulan, ditengah keputus asaan Amber, Callum Firks (17), kekasih masa kecilnya datang, membawa kembali Cinta sejati mereka sejak kanak kanak dulu.

Amber Snailham (kanan) dan Callum (kiri) di Gereja St Petrus di Bishopsworth, Bristol, Inggris. (Foto: metro)

Amber Snailham (kanan) dan Callum (kiri) di Gereja St Petrus di Bishopsworth, Bristol, Inggris. (Foto: metro)

Callum memiliki cinta sejati pada Amber, walau Callum mengetahui, hidup orang yang dikasihinya itu takkan lama lagi, akan tetapi beralas dari situlah Callum menggebuh gebuh untuk menikahi Amber, dengan alasan agar semangat Amber terus bertahan, dan dirinya menjadi bagian dari kisah perjuangan Amber melawan penyakit.

Masalah terjadi, ketika Callum telah meyakinkan keluarganya untuk menikahi Amber, walau restu telah diberikan, namun masalah ekonomi menjadi penghalang, uang Callum tak cukup untuk membiayai pernikahan.

Baca Juga: Sendu! Cinta Sejati Seorang Wanita, Prianya Lumpuh Cintanya Kian Bergelora

Memdengar kabar itu teman kedua kekasih ini, lalu mengumpulkan uang, hingga akhirnya bisa terkumpul sebesar 6 ribu Euro atau setera Rp 85 juta, hingga pernikahan nan khidmat, penuh cinta, keharuan dan kebahagian itu berlangsung di Gereja St Petrus di Bishopsworth, Bristol, Inggris pada bulan lalu.

Cinta sejati lagi tulus, tidak menimbang rintangan yang akan dijalani, walau diprediksi hanya akan menjalani kisah singkat, namun, bagi keduanya, kisah itu penuh makna, penuh perjuangan, dan pada akhirnya Cinta sejati mereka akan berdiri tegak dihadapan maut yang sementara menunggu Amber.(**)